Tampilkan postingan dengan label jantung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jantung. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 April 2014

Mengapa Musik Membuat Sehat?

Musik favorit Anda ternyata tak hanya membuat kaki melangkah, tubuh bergoyang, dan mood lebih baik. Irama musik ternyata baik untuk jantung Anda. Para peneliti dari University Maryland mengungkapkan bahwa saat musik favorit terdengar, perasaan akan menjadi lebih baik, aliran darah mengalir lebih lancar. Dan fakta itu disebutkan sangat baik untuk kesehatan jantung juga pembuluh darah.

Bahkan, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience, edisi tahun lalu, menyebutkan bahwa penderita pasca stroke yang mendengarkan musik favoritnya setiap hari, bisa lebih mudah banyak mengingat, lebih fokus, dan rasa depresi serta bingungnya berkurang daripada mereka yang tak mendengarkan musik. Alasanya sangat jelas, bahwa mendengarkan musik ini melibatkan beberapa bagian dari otak. Sehingga disebutkan bahwa musik secara tidak langsung melatih fungsi otak pasien pasca stroke.

Lebih lanjut, musik pun disebut berperan membantu para penderita penyakit Parkinsons yang dikenal sulit bicara (bicara tak jelas) karena ada kesulitan pada pernapasan dan pergerakan mulut atau lidah. Begitu disarikan dari sebuah tulisan tentang “Music Therapy for Treatment of Parkinson’s Disease.” dari Institute for Music and Neurological Function, New York

Diungkapkan juga bahwa melalui terapi musik, penderita bisa berlajar bagaimana menyanyikan sebuah kata atau suku kata tunggal untuk melatih pernapasannya. Pergerakan penderita pun bisa dilatih dengan cara belajar fokus pada irama musik. Irama musik pun bisa membuat tenang para penderita yang super aktif. Sumber *

Jumat, 21 Juni 2013

Terapi Bayi, Beda Musik Beda Manfaat

Musik tidak hanya lantunan nada dan melodi penghasil karya seni. Musik telah terbukti menjadi terapi yang mujarab. Pada anak bayi yang prematur misalnya. Musik dapat membuat mereka lebih cepat melalui masa kritisnya sehingga lebih cepat meninggalkan rumah sakit. Namun, musik yang diperdengarkan bukan sembarang musik. Jenis musik yang berbeda ternyata memberi manfaat yang berbeda pula.

“Presbyterian Phyllis dan David Komansky, peneliti dari Pusat Kesehatan New York menemukan bahwa lagu nina bobo yang dinyanyikan oleh orang tua dapat memengaruhi fungsi jantung dan pernafasan bayi. Sementara, lagu melodi memiliki efek positif terhadap proses menyusui bayi prematur,” tulis Daily Mail, Kamis, 20 Mei 2013.

Selain itu, menurut laporan ABC News, penelitian sebelumnya dari Israel Medical Centre di New York mengungkapkan, ternyata, lagu nina bobo yang dinyanyikan oleh orang tua akan meningkatkan ikatan batin antara anak dan orang tua. Penelitian juga telah mengungkapkan bahwa ketika musik dimainkan di unit perawatan intensif, tingkat stres ibu yang melahirkan juga akan turun drastis.

Kini, lebih dari 24 rumah sakit di Amerika Serikat menawarkan terapi musik sebagai pengobatan di unit perawatan intensif. Tentu saja, keberhasilan terapi musik ini telah menjadi begitu populer dengan sangat cepat.

Terapi musik telah menjadi terobosan baru di bidang kedokteran. Musik membuktikan, bahwa pengobatan di rumah sakit sekalipun tak hanya datang dari obat-obatan dan tindakan medis lainnya. Sebuah lantunan lembut sebuah lagu telah menjelma menjadi sumber kenyamanan dan pengobatan klasik bagi bayi dan ibunya.