Tampilkan postingan dengan label SURAKARTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SURAKARTA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Mei 2013

Kata Pengantar

Assalamu’alaikum wr. wb.


Syukur alhamdulillah penulis panjatkan kepada Allah S.W.T., atas barokah, rahmat, taufiq, hidayah dan ‘inayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan usulan tesis dengan judul Pengaruh Terapi Musik Terhadap Intensitas Depresi Tahanan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta.

Tesis akhir ini merupakan salah satu bagian dari tugas penulis, untuk menyelesaikan pendidikan Combined Degree, yaitu keahlian Dokter Spesialis I PPDS-I Ilmu Kedoteran Jiwa (Psikiatri) dan Magister Kedokteran Keluarga dengan Minat Utama Bidang Ilmu Biomedik.

Adapun tesis yang penulis lakukan merupakan tindak lanjut dari penelitian yang telah penulis jalani sebelumnya, yaitu menyangkut gangguan depresi pada para tahanan/narapidana di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta. Pada tahun 2003, dengan bimbingan Prof. dr. Ibrahim Nuhriawangsa, Sp.K.J.(K), Sp.S dan Prof. Dr. dr. M . Fanani, Sp.K.J.(K) telah penulis lakukan penelitian mengenai prevalensi gangguan depresi di Rutan Surakarta, sebanyak 69,9% para tahanan/narapidana menderita gangguan depresi, dengan menggunakan alat ukur Beck Depression Inventory (BDI).

Dalam menyelesaikan tesis in penulis memperoleh bantuan dan dukungan moral dan material dari banyak pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada yang terhormat:
  • Prof. Dr. dr. Moch. Syamsulhadi, Sp.K.J.(K), sebagai Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret, beserta staf
  • Prof. Drs. Suranto, MSc., Ph.D., selaku Direktur Program Pascasarjana Universitas Negeri Sebelas Maret, beserta seluruh staf,
  • Dr. dr. A.A. Soebijanto, M.S., selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, beserta seluruh staf,
  • Prof. Dr. dr. Didik Tamtomo, M.M., M.Kes., PAK., Ketua Pengelola Program Studi Kedokteran Keluarga Universitas Negeri Sebelas Maret, beserta seluruh staf,
  • Prof. Dr. Ibrahim Nuhriawangsa, Sp.K.J.(K), Sp.S, selaku pembimbing I,
  • Prof. Dr. dr. Aris Sudiyanto, Sp.K.J.(K), sebagai penguji,
  • Prof. Dr.dr. M. Fanani, Sp.K.J.(K), selaku Ketua Progam Studi PPDS-I Psikiatri FK-UNS, sekaligus sebagai pembimbing II,
  • Dr. Mardiyatmo, Sp.R. selaku Direktur Rumah Sakit Daerah dr. Moewardi Surakarta, beserta seluruh staf,
  • dr. Mardiatmi Susilohati, Sp.K.J.(K), selaku Kepala Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa (Psikiatri) RSDM/FK-UNS Surakarta beserta staf,
  • dr. Yusvik M. Hadin, Sp.K.J. selaku Sekretaris Program Studi PPDS-I Psikiatri FK-UNS,
  • Bambang Kuswandono, Bc.IP, S.H., selaku Kepala Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Kelas I Surakarta,
  • dr. Abdurahman Ama, Sp.KJ., M.Kes., sebagai penanggung jawab Poliklinik Kesehatan Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Kelas I di Surakarta,
  • Seluruh residen Program Pendidikan Dokter Spesialis-I (PPDS-I) Ilmu Kedokteran Jiwa (Psikiatri) FK-UNS Surakarta,
  • Kepada seluruh keluarga besar di Surakarta dan di Sukoharjo, yang telah memberikan dukungan moral dan material,
  • Kepada siapapun yang tidak dapat penulis sebut satu per satu yang telah membantu dan mendukung penyelesaian tesis akhir ini.
Harapan penulis, semoga tesis ini bermanfaat. Saran dan kritik yang membangun akan kami terima dengan ucapan terima kasih.

Wabilahit taufiq wal hidayah, Wassalamu ‘alaikum wr. wb.



Surakarta, 21 Mei 2008



Penulis

MUSIC THERAPY EFFECTS TO PRISONERS DEPRESSION INTENSITY AT FIRST CLASS STATES PRISONERS HOME OF SURAKARTA*


Sam Eddyanto **


ABSTRACT


Point prevalence of major depressive disorder among prisoners at First Class States Prisoners Home of Surakarta in year 2003 by using Beck depression inventory was about 69.9%. Music therapy has rapidly developed in United States and it has been controversial about relation between music (Mozart) and spatial intelligency in year 1994. This study aims at understanding the effects of music therapies (Mozart and karawitan [Ki Nartosabdho]) to decrease intensity of depression.

Randomized controlled trial (RCT) with the pretest-postes control group design, has been done in State Prisoners Home First Class Surakarta for three months (January-Maret 2008) with simple random sampling for method of samples recruitment. As many as 90 prisoners, each was randomized: 30 prisoners for treatment-1 group (listening to Mozart musics), 30 prisoners treatment-2 group (listening to karawitan musics, each of both groups listened to music one hours per day, for 14 days continued) and 30 prisoners for control group with no treatment. Depression intensity was measured by Beck depression inventory (BDI).

At statistic analysis results, there were significant differences in 20% depression decreases from initial value for treatment group who listened to Mozart music comparison with control group (X2=6.212; p=0.013) and 14% depression intensity decreases from initial value for treatment group who listened to karawitan musics comparison with control group (X2=4.747; p=0.034).

As conclusions, this study demonstrated that Mozart musics and karawitan musics (Ki Nartosabdho) had been proved to decrease intensity of depression.


Key words: RCT – music effect (Mozart and karawitan) – depression intensity (BDI).


* End of tasks PPDS-I Psikiatri FK-UNS / RS Dr. Moewardi Surakarta
** Residen of PPDS-I Psikiatri FK-UNS / RS Dr. Moewardi Surakarta